Ruhendi.Com

“…Sepenggal Kisah Perjalanan Hidup & Kehidupan Seorang Manusia Biasa Bernama Heru”

Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem dimana unit organisasi memiliki suatu kerangka informasi tunggal dan terpadu untuk pengumpulan informasi yang diperlukan bagi kepentingan kegiatan manajemen.

Karakteristik :
1. Bersifat total/menyeluruh
2. Bersifat terkoordinasi
3. Terintegrasi secara rasional
4. Mentransformasikan data menjadi informasi dengan berbagai cara
5. Meningkatkan Produktivitas
6. Sesuai dengan sifat dan gaya manajer (personil) yang akan menggunakannya sehingga terhindar dari kesenjangan
7. Menggunakan kriteria mutu yang telah ditetapkan serta relevansi
8. Memiliki sub sistem informasi

Hierarki organisasi dan tipe sistem informasi :
1. Strategic Level: seorang yang berada di puncak tertinggi di sebuah organisasi, ia bertanggung jawab dalam setiap kebijakan organisasi. Contohnya adalah CEO, President Director. Tipe sistem informasi : Strategic-level systems membantu perencanaan jangka panjang oleh para manajer senior. Perhatian utamanya terletak pada mengantisipasi perubahan pada lingkungan luar ke dalam organisasi.

2. Management Level: ialah seorang yang berada pada tengah-tengah level di sebuah organisasi, ia bertugas merealisasikan rencana dan tujuan yang di perintahkan oleh Strategic Level. Contohnya adalah Manajer Perencanaan, manajer cabang, dll. Tipe sistem informasi : Management-level systems di rancang untuk melayani pengamatan, pengendalian, pembuatan keputusan, dan aktivitas administratif level manajer menengah. Level ini biasanya menyediakan laporan secara periodik tentang data tertentu.

3. Knowledge Level: ialah seorang yang merancang produk dan jasa yang menghasilkan pengetahuan untuk organisasi tersebut. Contohnya adalah : sarjanawan, ilmuwan dll. Tipe sistem informasi : Knowledge-level systems mendukung knowledge workers dan data workers di sebuah organisasi. Kegunaan sistem pada level ini adalah membantu mengintegrasikan pengetahuan baru ke dalam bisnis dan untuk membantu organisasi untuk mengendalikan pekerjaan administrasi.

4. Operational Level : ialah seorang yang melaksanakan tugas-tugas yang telah di rencanakan/ditetapkan dalam oraganisasi tersebut. Contohnya adalah : karyawan. Tipe sistem informasi : Operational-level systems (sistem pada level operasional) mendukung manajer operasional dengan menyimpan berbagai aktivitas elementer dan transaksi dari organisasi. Misal: penjualan, aliran material dalam perusahaan, penggajian dll. Kegunaan utama dari sistem di level ini adalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan rutin dan melacak aliran transaksi dalam organisasi.

Filed under: Computer, MIS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: